Kelautan & Perikanan

KELAUTAN DAN PERIKANAN

          Peranan sub sektor perikanan dewasa ini juga tidak kalah pentingnya di dalam menyediakan konsumsi protein hewani, meningkatkan pendapatan petani dan meningkatkan pembangunan perekonomian Kabupaten Sambas. Kabupaten Sambas memiliki panjang pantai : 198,25 km sangat potensial untuk pengembangan sektor perikanan dan kelautan, yaitu :

  • Potensi produksi perikanan laut sebesar ± 6.326,04 Ton/Tahun, 
  • Potensi Luas Lahan Perikanan Budidaya ± 8.302,6 Ha, 
  • Potensi Produksi Budidaya Tambak ± 6.980,45 ton/tahun, 
  • Potensi Produksi Ikan Air Tawar : 121,05/tahun.

          Produksi perikanan di Kabupaten Sambas pada tahun 2018 mengalami penurunan sekitar 51.647 ton di tahun 2016 menjadi 13.427,5 ton yang terdiri dari 6.326,04 ton produksi ikan perikanan laut; 121,05 ton produksi ikan perairan umum dan 6.980,45 ton produksi ikan budidaya :

  • Produksi ikan perikanan laut di Kabupaten Sambas tahun 2018 sebesar 6.326,04 ton dan nilai produksi mencapai Rp. 128.311.378,76,- Produksi terbesar adalah pada jenis adalah ikan Tongkol abu-abu sebesar 470,39  ton dengan nilai produksi sebesar Rp. 7.055.794,41,-. Yang kedua adalah ikan Tongkol Hitam dengan produksi sebanyak 456,75 ton mampu memberikan nilai produksi sebesar Rp. 9.135.046,58,-. Ikan Kembung dengan produksi sebanyak 431,52 Ton dan nilai produksi sebesar 8.630.303,22,- Jenis produksi perikanan laut lainnya adalah ikan Swanggi/Mata Besar 353,38 ton dengan nilai produksi nya sebesar Rp. 1.915.188,36,- Ikan dengan produksi terkecil adalah Ikan Parang-parang/Golok-Golok sebesar 3,08 ton dan nilai produksinya Rp. 61.688,71,-.
  • Produksi ikan perairan umum di Kabupaten Sambas tahun 2018 sebesar 121,05 ton dengan nilai produksi sebesar Rp. 3.270.104,31,-. Jenis ikan perairan umum dengan produksi terbesar adalah ikan Baung sebanyak 14,09 Ton dengan nilai produksi Rp.352.183.54,- diikuti dengan Ikan Toman 13,44 ton dengan nilai produksi Rp.268.812,93,-. Selanjutnya Udang Galah dengan produksi sebanyak 12,61 ton memberikan nilai produksi sebesar Rp. 954.401,73,- Selanjutnya ikan Tawes 9,01 ton dengan nilai produksi Rp. 180.241.50,- Ikan dengan produksi terkecil adalah Ikan Bilih sebesar 1,50 ton dan nilai produksi Rp. 22.459.08,-   
  • Produksi ikan budidaya di Kabupaten Sambas tahun 2018 sebesar 6.980,45 ton dengan nilai produksi sebesar Rp. 220.500.130,-. Terdiri dari Budidaya Kolam 216,77 ton, budidaya Tambak 6.737,71 Ton, Budidaya Keramba   Air Tawar 25,97 Ton dan Budidaya Keramba Air Laut 0. Produksi terbesar ikan Budidaya Kolam adalah ikan Lele sebesar 195,55 ton dengan nilai produksi Rp. 3.911.000,- produksi terbesar ikan Budidaya .
  • Tambak adalah Bandeng sebanyak 4.693,02 ton dengan nilai produksi sebesar Rp. 93.860.400,- Produksi terbesar ikan Budidaya Keramba Air Tawar adalah Ikan Nila dengan produksi 17,37 ton dengan nilai produksi sebesar Rp. 434.250.000,-.

lokasi kantor DPMPTSP Kabupaten Sambas

Top
We use cookies to improve our website. By continuing to use this website, you are giving consent to cookies being used. More details…